Porostimur.com, Ambon – Aliansi Revolusi Beta Kudeta (RBK) kembali menggelar aksi lanjutan terkait pungutan iuran alumni dari Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) kepada para mahasiswa calon sarjana S1, S2, dan S3, pada Kamis (9/12/2021).
Aksi demonstrasi ini dimulai dari pertigaan Pusat Jajanan Serba Ada (Pujasera) menuju gedung registrasi dengan iring-iringan pembakaran ban bekas. Aksi pun berlanjut sampai di depan gedung sekretariat Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI).
Peserta aksi Rifki Derlen mengatakan “tujuan para massa aksi mendatangi sekretariat tersebut untuk meminta penjelasan dari pengurus IKAPATTI terkait pungutan iuran yang dibebankan kepada para calon alumni”.
Saat menyampaikan kritikan di depan gedung alumni, sekretaris jenderal IKAPATTI Augustinus Ufie, S.Pd., M.Pd. pun menemui massa aksi.
Kehadiran sekjen IKAPATTI di tengah-tengah massa aksi dinilai memberikan penjelasan yang tidak rasional terkait pungutan iuran yang dibebankan kepada calon alumni sehingga massa aksi pun menarik diri.
“Perdebatan pun berlangsung alot, para massa aksi menilai penjelasan yang disampaikan sekretaris jenderal sangat tidak rasional, setelah perdebapatan panjang massa aksi kemudian ingin membubarkan diri dari sekretariat IKAPATTI,” ujar Derlen, Kamis.











