Porostimur.com, Jakarta – Proyek pembangunan Bendungan Way Apu yang berada di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku hingga saat ini progresnya baru mencapai 71,34 persen. Namun proyek raksasa yang dibangun dengan nilai kontrak sebesar Rp2,159 triliun dan ditargetkan rampung pada tahun 2024 itu, tak kunjung selesai dikerjakan.
Tagal itu, pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) kembali memasukkan mega proyek tersebut untuk dilanjutkan pembangunannya pada tahun depan.
Hal ini dikatakan Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, dalam Rapat Kerja bersama Komisi V DPR RI, Rabu (18/9/2024).
Tak hanya dilakukan pembangunan bendungan, Menteri Basuki juga menambahkan di Bendungan Way Apu juga akan dibangun jaringan interkoneksi.
Proyek pembangunan Bendungan Way Apu sendiri sudah berjalan sejak tahun 2017 dan dikerjakan oleh KSO PT Pembangunan Perumahan Tbk, PT Adhi Karya Tbk, PT Hutama Karya, dan PT Jaya Konstruksi Tbk
Awalnya bendungan ini ditargetkan selesai pada tahun 2024 namun hingga awal tahun, tidak ada tanda-tanda penyelesaian.
Bendungan ini akan memiliki kapasitas daya tampung sebesar 50,05 juta meter kubik dan dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 422,08 hektar.
Dibangun mengadopsi tipe zonal urugan inti tegak dengan tinggi mencapai 72 meter, lebar puncak 12 meter, panjang puncak 490 meter, dan luas daerah genangan mencapai 235,10 hektar.




