Tegaskan Tak Ada Penyerahan Senjata, Hamas: Kesepakatan Gaza Bergantung pada Israel

oleh -73 views
Hamas menegaskan kesepakatan bertahap untuk mengakhiri perang di Gaza bukan berarti menyerah atau meletakkan senjata. Kelompok perlawanan Palestina itu justru menyebut pelaksanaan kesepakatan tersebut sepenuhnya bergantung pada kesediaan Israel memenuhi kewajibannya, mulai dari penarikan pasukan hingga membuka akses bantuan kemanusiaan ke Gaza.

Meski demikian, Hamas menyatakan tetap berada di meja perundingan bersama faksi-faksi Palestina lainnya.

Qaddoumi mengatakan Hamas memasuki negosiasi dengan tujuan utama memperbaiki kondisi kehidupan rakyat Palestina dan mencegah terulangnya kehancuran serta jatuhnya korban sipil dalam skala lebih besar.

“Dengan pikiran terbuka dan hati yang baik, kami memasuki negosiasi ini untuk mencegah genosida terulang kembali. Kami berusaha mencapai solusi politik yang adil bagi rakyat kami,” ujarnya.

Perang di Jalur Gaza sejak Oktober 2023 telah menimbulkan korban jiwa dan kehancuran besar. Dalam data yang dikutip sumber tersebut, lebih dari 73.000 warga Palestina disebut tewas dan lebih dari 174.000 lainnya terluka, dengan perempuan dan anak-anak menjadi bagian terbesar dari korban.

Kehancuran juga disebut berdampak pada sekitar 90 persen infrastruktur sipil Gaza.

Baca Juga  Pekan Depan, Pemkab Halsel Siapkan Pelantikan Pejabat Eselon II di Lima OPD

Bagi Hamas, karena itu, kesepakatan yang kini berada di meja perundingan bukan sekadar persoalan senjata. Bagi kelompok tersebut, implementasi kesepakatan harus berjalan sebagai satu rangkaian: penarikan pasukan Israel, pembukaan akses bantuan, rekonstruksi, pengelolaan sipil Palestina, proses politik dan pada akhirnya jalan menuju kemerdekaan Palestina.

No More Posts Available.

No more pages to load.