Tingkatkan Mutu, Teluk Ambon Gelar Lomba Banding Nyanyi Pesparawi

oleh -61 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon : Guna meningkatkan mutu dan kualitas paduan suara, Pemerintah Kecamatan Teluk Ambon menggelar lomba banding nyanyi pesta paduan suara gerejawi (Pesparawi) tingkat kecamatan.

Dengan melibatkan 45 peserta, even kerohanian ini digelar di Gedung BNPB Wailela, Kecamatan Teluk Ambon, Selasa (1/10).

Dalam laporannya, Ketua Panitia Penyelenggara, Pdt. Ny. J. Tanamal, mengatakan bahwa paduan suara Pesparawi Teluk Ambon dilaksanakan tiap tahunnya, untuk penguatan akreditas gerejawi dari kebangsaan mulai dari tingkat kecamatan, tingkat kota, provinsi, hingga tingkat nasional.

Dimana, kegiatan ini ditunjang dengan Keputusan Walikota Ambon tahun 2015 tentang pengangkatan pengurus lembaga pengembangan pesta paduan suara grejawi tingkat kecamatan di Kota Ambon tahun 2015-2020, bertugas membina, mengembangkan dan melestarikan seni budaya sebagai bagian kekayaan budaya daerah Maluku.

Selain itu, akunya, setiap pengurus kelembagaan bertanggung jawab kepada Walikota Ambon.

Baca Juga  Lumowa serahkan langsung bantuan kemanusiaan di Mapolda Sulteng

Maksud diadakannya Pesparawi, akunya, guna meningkatkan kesadaran beragama dan iman takwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa sesuai Pancasila dan UUD 1945, demi suksesnya pembangunan nasional.

Sementara Pesparawi sendiri, jelasnya, bertujuan untuk memupuk persahabatan rasa kebersamaan kesetiaan kepada Tuhan serta cermin kebersamaan dan persatuan Kota Ambon dan Kecamatan Teluk Ambon, meningkatkan mutu paduan suara, serta mengenalkan kebudayaan, enterprenensi kecamatan dan secara umum di wilayah kota ambon.

Menurutnya, kegiatan dimaksud mengusung tema ”Bermazmur bagi Tuhan”.

Dijelaskannya, kategori perlombaan terdiri dari 11 kategori lomba, yakni paduan suara campuran 2 peserta lomba, paduan suara remaja pemuda pemudi dan campuran 2 peserta, paduan suara anak 3 peserta, paduan suara laki-laki 3 peserta, paduan suara perempuan 2 peserta, Vocal Grup 1 peserta, Solo remaja putra 3 orang, Solo remaja putri 10 orang, Solo anak (6-8 tahun) 5 orang dan Solo anak (9-12 tahun) 19 orang.

Baca Juga  Jenazah Praka Anumerta Sujiono Kaimudin, Korban Jatuhnya Helikopter MI 17 Milik TNI AD di Papua Disambut Upacara Militer

Untuk penilaian, terangnya, ditentukan oleh kelembagaan Pesparawi Kota Ambon sesuai koordinasi bersama kelembagaan Pesparawi Kecamatan Teluk Ambon.

Kegiatan ini, jelasnya, didanai dari bantuan Pemkot Ambon, sumbangan dari warga di Teluk ambon, Tawiri, Negeri Laha, Desa Hative Besat, pejabat dan pekerja umum dalam Kecamatan Teluk Ambon dengan total Rp 25 juta, serta bantuan-bantuan lainnya yang sah.

”Atas bantuan dan perhatian dari Pemerintah Kota dan Kecamatan, raja-raja, kepala desa dan kelurahan, atas nama kelembagaan, kami menyampaikan terima kasih banyak. Trima kasih yang sama kami sampaikan kepada pimpinan Klasis Pulau Ambon Utara atas dukungan bersama Ketua-ketua Majelis Jemaat Klasis Pulau Ambon Utara. Walaupun ada jemaat-jemaat yang tidak sempat kami sebutkan satu demi satu. Kami menyampaikan trima kasih banyak atas bantuan sehingga suksesnya Pesparawi tingkat Kecamatan Teluk Ambon, walaupun banyak keterbatasan,” tegasnya.

Baca Juga  Pangdam Pattimura Motivasi Prajurit Dengan Lagu

Kesempatan yang sama, Walikota Ambon, Richard Louhanapessy,SH, menyampaikan ucapan syukur, karena Tuhan membuat segala sesuatu indah pada waktunya, khususnya kegiatan lomba banding nyanyi Pesparawi tingkat KKecamatan yang boleh berlangsung di saat ini.

”Setelah kurang lebih 700 kali Kota Ambon diguncang gempa beberapa hari terakir ini, tetapi tidak mematahkan semangat para peserta lomba pesparawi dalam memuji Tuhan Yesus. Kami harap para peserta lomba benar-benar menyanyi dan bukan menjadikan ajang ini sebagai ajang untuk mencari kemenangan semata, tetapi bagaimana lewat lomba pesparawi ini benar-benar dapat memuji Tuhan. Dan ini merupakan contoh yang baik yang mesti diapresiasikan. Sementara itu saya menghimbau warga Kota Ambon agar terus berdoa, supaya Kota Ambon tetap aman dalam lindungan Tuhan,” pungkasnya. (lia)