Kasus ini menjadi perhatian publik karena korban dalam peristiwa tersebut merupakan seorang pelajar yang meninggal dunia.
Kompolnas juga menyoroti adanya persoalan sosial di lingkungan setempat yang perlu ditangani secara komprehensif.
Menurut Anam, penyelesaian kasus tidak cukup hanya melalui jalur hukum, tetapi juga memerlukan intervensi kebijakan sosial dari pemerintah daerah.
Ia mengajak wali kota, bupati, hingga gubernur untuk terlibat aktif mencegah peristiwa serupa terulang kembali.
“Ini menjadi tanggung jawab kita bersama, tidak hanya kepolisian,” tegasnya.
Sementara itu, keluarga korban disebut menyambut baik transparansi proses hukum yang berjalan. Meski demikian, mereka menyatakan akan terus mengawal perkara tersebut hingga adanya putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap. (red/beritasatu)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









