Tolak Omnibus Law-Cipta Ker, Mahasiswa Ternate Gelar Salat Jenazah

oleh -39 views
Link Banner

Ribuan mahasiswa Universitas Khairun Ternate mendatangi Gedung DPRD Kota Ternate memprotes pengesahan UU Omnibus Law (Cipta Kerja), Kamis (8/10/2020).

Dalam aksinya, para mahasiswa ini melakukan salat jenazah sebagai bentuk protes terhadap kebijakan pemerintah yang dinilai mengkhianati rakyat.

Sebuah keranda yang dibumbui kalimat ‘RIP DPR RI’ diletakkan di jalanan tepat di depan Kantor DPRD.

Azan dikumandangkan dan suasana sunyi menyelinap di antara pendemo. Seorang pendemo maju dan bertindak sebagai imam.

Link Banner

Sontak, ribuan massa tersebut khidmat mengikuti jalannya salat jenazah. Salat jenazah itu kemudian ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh imam.

Pengurus BEM Perikanan Unkhair, Fadli, dalam orasinya menganggap pengesahan UU Cipta Kerja membawa dampak buruk bagi para petani serta di nelayan. Regulasi ini, kata dia, adalah bentuk pengkhianatan terhadap rakyat.

Baca Juga  Di Yogyakarta Ada Kentang Bergambar Yesus

“Pengesahan UU Omnibus Law hanya akan membawa bencana. Menimbulkan kerusakan lingkungan terutama bagi daerah kepulauan seperti Maluku Utara,” ucapnya, mengutip cermat-kumparan.

Mahasiswa menolak keras pengesahan UU Cipta Kerja tersebut. Pasalnya, beleid itu dinilai tak berpihak pada kepentingan kelompok rentan seperti pekerja.

“Dengan adanya pengesahan UU Cipta Kerja ini bakal menyengsarakan generasi kita ke depan, maupun para buruh dan tani,” ungkap Rifandi Umaternate dalam orasinnya. (red/cermat)