Tragedi Yuvi Cileunyi

oleh -68 views

Belakangan diketahui, selama rentang waktu itulah korban diduga disekap di sebuah rumah kontrakan di kawasan padat penduduk di Cileunyi, Kabupaten Bandung. Sebuah ironi yang sulit diterima akal sehat.

Taufik Hidayat secara sadis menggunting bibir korban, memukul matanya sampai tidak bisa melihat, dan menghantam kakinya agar tak bisa ke mana-mana. Tiga titik tubuh dibunuhnya. Taufik kabarnya menuduh Yuvi tidak setia selama menjalani hubungan.

Di negeri yang gemar bergotong royong, di lingkungan yang rumah-rumahnya berdempetan, seorang perempuan diduga mengalami penyiksaan berkepanjangan tanpa pertolongan yang datang tepat waktu. Seolah-olah penderitaan dapat bersembunyi di balik tembok tipis, sementara dunia di luarnya tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga  Gubernur Hendrik Lewerissa Buka MTQ XXXI Maluku, Tekankan Pembentukan Generasi Qur’ani

Kasus itu akhirnya terbongkar bukan karena operasi intelijen canggih atau teknologi mutakhir. Ia terbuka karena sebuah pesan WhatsApp misterius yang diterima keluarga pada 10 Juni 2026. Pengirim tak dikenal memberi tahu bahwa korban berada di IGD Rumah Sakit Hasan Sadikin Bandung.

Ketika keluarga datang, yang mereka temukan bukan lagi sosok Yuvi yang mereka kenal tiga tahun lalu. Wajahnya mengalami kerusakan berat. Bibir bagian atas hilang. Penglihatannya lenyap. Tubuhnya penuh luka dan infeksi, menyimpan jejak kekerasan yang panjang.

No More Posts Available.

No more pages to load.