Trump Klaim Menang, Pakar Dunia Justru Sebut Iran Unggul

oleh -6 Dilihat
Mayoritas pakar militer ternama menyimpulkan Iran sebagai pemenang perang melawan Amerika Serikat. Foto/Doha Institute

Situasi ini diperumit oleh memburuknya hubungan AS dengan sekutunya, Israel, jatuhnya korban di pihak militer Amerika, serta besarnya biaya perang yang mencapai miliaran dolar.

Iran Bertahan, AS Unggul Militer

Dalam wawancara dengan Newsweek, 10 pakar militer dunia memberikan penilaian beragam. Namun, dua benang merah mencuat: Iran dinilai menang secara strategis karena rezimnya tetap bertahan, sementara Amerika Serikat unggul secara militer tetapi gagal mengonversinya menjadi kemenangan politik.

Pakar dari Royal United Services Institute, Burcu Ozcelik, menilai tidak ada kemenangan nyata bagi stabilitas kawasan maupun rakyat Iran.

“Pemenang langsungnya adalah para pemegang kekuasaan di Iran—dan secara lebih luas, musuh-musuh Amerika yang hanya menonton dari pinggir,” ujarnya.

Senada, Profesor University College London Melanie Garson menyebut Iran lebih mudah mengklaim kemenangan karena mampu bertahan dari tekanan eksternal.

Baca Juga  Real Madrid vs Rayo Vallecano: Peluang Debut Emil Audero di Bernabéu

“Rezim menunjukkan ketahanannya dan bahkan memperkuat posisinya di tengah tekanan,” katanya.

“Semua Pihak Gagal”

Berbeda dengan dua pandangan tersebut, mantan pejabat Pentagon Jim Townsend justru melihat perang ini sebagai kegagalan kolektif.

“Ini bukan soal siapa yang menang. Pada akhirnya, semua pihak keluar dengan kerugian. Dunia melihat kekacauan dalam strategi AS,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.