Cerpen Karya: Evitriana Anggraeni
HARI itu langit sangat cerah. Langit membiru berpadu indah dengan guratan-guratan kuas Sang Pencipta yang membentuk awan putih berseri, memancar karena sinar mentari. Terlihat dari kejauhan, di pinggir masjid ada sesosok laki-laki yang tinggi dan ramping sedang melepaskan sepatunya.
Setelah mengikuti kelas, Khai bersama sahabatnya Chessy pergi ke masjid untuk menunaikan ibadah shalat. Lagi-lagi Khai berpapasan dengan sesosok laki-laki itu. Aksa Nalendra namanya. Kata orang-orang sih dia ganteng dan termasuk famous di kampus. Kulitnya tidak terlalu putih dan tidak terlalu hitam, cocok dengan bola matanya yang berwarna coklat serta bibir yang tipis. Sangat diakui, dia pintar banget main gitar dan bernyanyi.
“Ches, liat deh itu Aksa kan?”
“Iya bener Aksa, MasyaAllah banget ya tampangnya keliatan kayak badboy tapi ternyata ngga lupa sama kewajibannya.” Jawab Chessy.
“Makanya jangan menilai orang dari penampilannya aja.”
Sore harinya ketika Khai dan Chessy sedang nongkrong di sebuah kafe dekat kampusnya, muncul notifikasi Instagram di ponsel milik Khai.
(@eleena.k): aksanalendra is strated following you.
“Siapa Khai?”
“Si Aksa follow gue masa.”
“Bau-bau orang mau PDKT nih.” Ledek Chessy
“Sok tau lo Ches.”










