Wai Riuwapa Tiga Tahun Digali, Debu Ganggu Puskesmas Kairatu

oleh -101 views
Aktivitas penggalian material yang diduga merupakan galian C di kawasan Sungai Wai Riuwapa, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menuai keluhan.

Porostimur.com, Kairatu – Aktivitas penggalian material yang diduga merupakan galian C di kawasan Sungai Wai Riuwapa, Kecamatan Kairatu, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), kembali menuai keluhan.

Kali ini, sorotan datang dari aparatur sipil negara (ASN) yang bertugas di Puskesmas Kairatu. Mereka mengaku aktivitas kendaraan dan alat berat yang keluar-masuk kawasan sungai telah mengganggu aktivitas pelayanan kesehatan.

Seorang ASN Puskesmas Kairatu, Maria Walaupun, mengatakan aktivitas tersebut telah berlangsung kurang lebih tiga tahun. Dalam beberapa waktu terakhir, dampaknya disebut semakin terasa karena debu dari kendaraan truk dan alat berat beterbangan hingga ke lingkungan puskesmas.

“Katong di puskesmas sini amper lai seng bisa karja apa-apa karena debu aktivitas mobil truk atau alat berat yang lalu-lalang masuk keluar Sungai Wai Riuwapa. Bahkan katong pernah tutup kantor,” ungkap Maria kepada Porostimur.com, Sabtu (8/8/2026).

Menurut Maria, kondisi tersebut bukan hanya mengganggu kenyamanan pegawai, tetapi juga berpotensi memengaruhi pelayanan kepada masyarakat yang datang untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Baca Juga  51 Event Warnai Ambon 2026, Ekonomi Kreatif dan UMKM Didorong Naik Kelas

Ia berharap persoalan tersebut tidak lagi dipandang sebagai gangguan biasa, tetapi diperiksa secara menyeluruh oleh aparat penegak hukum dan instansi terkait, terutama menyangkut legalitas aktivitas pengambilan material di kawasan sungai.

No More Posts Available.

No more pages to load.