Wali Kota Ambon: Sekolah Lapang Cuaca BMKG Jadi Bekal Nelayan Melaut Lebih Aman dan Produktif

oleh -35 views
Wali Kota Ambon Bodewin Melkias Wattimena, menegaskan Sekolah Lapang Cuaca Nelayan (SLCN) yang digelar Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Yos Soedarso menjadi langkah strategis untuk meningkatkan kapasitas nelayan dalam memahami kondisi cuaca dan laut, sehingga aktivitas melaut dapat dilakukan dengan lebih aman, produktif, dan berkelanjutan.

Ia menilai BMKG memiliki peran strategis melalui penyediaan informasi prakiraan cuaca, arah angin, tinggi gelombang, arus laut, hingga informasi daerah potensi penangkapan ikan.

Dengan informasi tersebut, nelayan dapat menentukan waktu dan lokasi melaut secara lebih tepat sehingga risiko kecelakaan di laut dapat ditekan, sekaligus meningkatkan peluang memperoleh hasil tangkapan yang optimal.

“Informasi cuaca yang akurat akan mengurangi risiko di laut sekaligus membantu nelayan memperoleh hasil tangkapan yang lebih optimal,” katanya.

Menurutnya, Sekolah Lapang Cuaca Nelayan bukan sekadar pelatihan membaca prakiraan cuaca, tetapi juga menjadi sarana membangun budaya keselamatan, meningkatkan kemampuan memahami dinamika alam, serta memperkuat kesiapsiagaan nelayan saat beraktivitas di laut.

Dukung Program Kampung Nelayan Merah Putih

Bodewin mengajak seluruh peserta memanfaatkan pelatihan tersebut dengan sungguh-sungguh karena pengetahuan yang diperoleh akan menjadi modal penting dalam pengembangan sektor perikanan di Kota Ambon.

Baca Juga  Sampah Menumpuk di Pinggir Jalan Suli, Warga Minta DLH Maluku Tengah Bertindak

Ia juga mengaitkan pelaksanaan SLCN dengan rencana implementasi Program Kampung Nelayan Merah Putih yang digagas Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, pemahaman terhadap kondisi cuaca dan karakteristik laut menjadi fondasi penting dalam membangun ekosistem perikanan yang terintegrasi, mulai dari proses penangkapan, pengolahan hasil, hingga pemasaran.

No More Posts Available.

No more pages to load.