Zulfahri Abdullah Ajak Warga Tolak Politik Uang di Pilkada Kepulauan Sula

oleh -57 views
Link Banner

Porostimur.com | Sanana: Calon bupati Kepuluan Sula, Zulfahri Abdullah mengajak warga Kecamatan Mangoli Utara dan Mangoli Barat, untuk menolak segala bentuk politik uang menjelang pilkada 9 Desember mendatang.

Zulfahri menegaskan dirinya bersama Ismail Umasugi tidak menggunakan politik uang atau janji manis dalam kampanye pilkada serentak. Pasangan ZADI-IMAM hanya menjual kerja nyata dan komitmen kepada warga demi kemajuan Kepuluan Sula.

“Alhamdulillah, warga sudah cerdas semua. Kalau ada calon bagi-bagi berbagai barang ataupun uang, Saya yakin tidak bakalan dipilih,” kata Zulfahri, Selasa (13/10/2020).

“Kita itu tidak pernah beri-beri, saya dan pak Ismail tidak pernah main politik uang, tidak pernah. Kerja nyata dan kebaikan sosial yang kita berikan kepada warga,” tegasnya.

“Percuma politik uang, kasih barang atau duit, setelah terpilih lupa dengan warga, itu bukan adab orang Sula,” imbuh Armudji.

Baca Juga  Satgas TMMD Ke-109 Kodim 1506/Namlea Finishing Sasaran Fisik

Politik yang baik, lanjut Zulfahri, adalah politik yang diwarnai dengan kerja dan pengabdian, bukan bagi-bagi barang menjelang Pilkada. Politik kebaikan adalah politik berdasarkan rekam jejak, bukan politik uang.

“Kalau saya, InsyaAllah puluhan tahun memperjuangkan aspirasi rakyat, tidak ada berhentinya,” katanya.

Menurutnya politik uang yang terjadi sejatinya telah merusak sistem demokrasi dan merendahkan martabat orang Sula.

“Jadi jangan berharap akan lahir pemimpin yang bersih jika kita sebagai pemilih masih mau menerima politik uang,” ujarny.

Karena itulah calon bupati pasangan nomor urut dua ini mengajak warga untuk menolah pemberian apapun dengan tujuan untuk memilih calon tertentu. Hal ini agar pemilu berjalan dengan sehat.

Baca Juga  Ombudsman Evaluasi Temuan Penyaluran Bansos di Ternate

“Dengan menolak politik uang kita juga telah berperan mencegah korupsi sejak dini,” tambahnya. (red)