4 Tahun Ayah Bejat Setubuhi Anak Tiri

oleh -71 views
Link Banner

@Porostimur.com | Ambon :  Telah terjadi dugaan tindak perkosaan yang dilakukan oleh seorang ayah terhadap anak tirinya.

Ayah bejat bernama Yongki yang berprofesi sebagai sopir angkutan umum ini, diduga telah berulangkali menggauli anak tirinya yang masih dibawah umur itu selama empat tahun.

Peristiwa ini terjadi di Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), tepatnya Kampung Kilo Meter-9, Desa Rumberu, Kecamatan Inamosol, Seram Bagian Barat.

Kasus ini telah dilaporkan ke Polres Seram Bagian Barat oleh seorang saksi. Namun hingga kini, terduga pelaku pemerkosaan tidak pernah ditahan.

Link Banner

Berdasarkan informasi yang diperoleh @porostimur.com dari sumber terpercaya, kejadian dugaan pemerkosaan ini terjadi sejak tahun 2016, dimana korban masih duduk dibangku kelas satu SMP.

Korban diancam agar tidak memberitahukan kepada siapapun atas aksi bejat ayah tirinya itu. Karena takut, korban memilih diam.
Namun kebejatan ayah tiri semakin menjadi, korban bahkan disetubuhi berulang kali hingga korban duduk dibangku kelas dua SMK.

Baca Juga  Protes Rasisme, Pemain Ajax dan Heracles Tolak Gulirkan Bola Semenit Pertama

“Perbuatan ayah tiri itu terjadi di rumah pelaku. Singkat cerita masalah ini sempat diadukan korban ke ibunya, namun bukannya melapor, ibu korban justru membela suami bejat itu, dan menyimpan masalah ini”, ungkap narasumber yang tidak mau namanya dipuplis.

Hingga akhirnya suatu ketika, yakni tanggal 17 November 2018, sekitar pukul 06.00 WIT, salah satu saksi mendatangi rumah kerabatnya yang bersebelahan dengan rumah pelaku. Tiba-tiba saksi itu dikejutkan dengan kedatangan korban yang langsung memeluknya. Korban terlihat lemas dan menangis sambil meminta pertolongan.

“Dia tiba-tiba datang polo beta, Beta saat itu mau masuk rumah dari arah pintu belakang. Dia (korban) bilang “kaka tolong Beta, Beta seng tahan lai. Telepon Pak Yan (Polisi yang bertugas ditempat tinggal kami). Naik tangkap dia (pelaku) jua, karena tadi malam antua (pelaku) baru bikin beta lai kaka eee. Tolong jua beta su seng tahan lai, antua su bikin beta ulang-ulang mulai dari beta SMP kelas satu”, tutur korban sambil menangis kepada saksi tersebut.

Baca Juga  DPP Tugaskan Murad Pimpin DPD PDIP Maluku 5 Tahun kedepan

Setelah mendengar cerita korban saat itu, lanjut sumber, saksi kemudian membawa korban ke salah satu Bidan yang bertugas di Desa tersebut. Dan selanjutnya korban diantar ke Polsek Kairatu.

Saat urusan di Polsek, tambah sumber, mengejutkan karena mama korban justru membela pelaku yang tidak lain adalah suaminya itu.

“Kasusnya kemudian dilimpahkan
ke Polres Seram Bagiann Barat.

Saksi awal yang mendapati korban itu sudah dimintai keterangan tanggal 2 Mei 2019 kemarin.

Korban dan pelaku juga sudah pernah dimintai keterangan oleh penyidik bernama Ibu Astrid di polres SBB”, terang sumber.

Untuk diketahui, hingga kini pelaku pemerkosaan tersebut enak berkeliaran dan berada di Kairatu, SBB.

Baca Juga  SMASKris YPYKPM Ambon siapkan e-raport

Selain melakukan pemerkosaan, pelaku juga sering menganiaya korban. Hal itu diketahui dari penuturan korban dan terdapat memar di tubuh korban.

Selain itu tambah Sumber, sehubungan dengan kasus pemerkosaan, pelaku juga melakukan penganiayaan terhadap salah satu saksi.

Kasus penganiayaan itu telah dilaporkan ke Polres SBB. Namun pelaku tidak juga ditahan oleh Polres SBB.

Untuk diketahui, pelaku menikah dengan mama korban yang memiliki dua anak (korban dan saudaranya laki-laki). Korban berasal dari Morotai, Maluku Utara.

Seiring berjalannya waktu, pelaku memiliki perasaan lebih dari sekedar seorang ayah terhadap anak, sehingga nekat melakukan aksi bejatnya itu. (red)