@porostimur.com | Oxford: Sebagai pemimpin United Liberation Movement for West Papua (ULMWP), upaya Benny Wenda untuk memerdekakan Papua Barat visa jadi sangat menjengkelkan pemerintah Indonesia.
Namun di Inggris, upaya Benny Wenda diapresiasi Pemerintah Kota Oxford. Dewan Kota Oxford, Inggris, memberikan penghargaan kepada Benny Wenda.
Inggris adalah tempat melarikan diri Benny Wenda. Kerajaan Inggris memberikan suaka politik kepada pentolan separatis Papua Barat tersebut pada tahun 2002. Sejak itu, Benny Wenda tinggal di Oxford bersama keluarganya dan menjadikan kota itu sebagai markas besar kampanyenya untuk memerdekakan Papua Barat.
Dewan Kota Oxford memberikan penghargaan Honorary Freedom kepadanya. Itu merupakan penghargaan tertinggi yang biasa diberikan Kota Oxford dan merupakan salah satu tradisi tertua yang masih dijalankan.
Honorary Freedom hanya status kehormatan saja, tanpa hak lain selain untuk menghadiri pertemuan dewan formal, seperti Dewan Tahunan dan acara-acara seremonial lain.
Dalam siaran pers, Pemimpin Dewan Kota Oxford, Susan Brown, menjelaskan alasan pemberian penghargaan tersebut.”Sejak Benny Wenda menjadikan Oxford rumah dan markasnya untuk berkampanye bagi rakyat Papua Barat, penduduk Oxford dan Dewan Kota telah mengambil alasannya sendiri,” katanya.




