Porostimur.com, Ternate — Provinsi Maluku Utara terus memperkokoh posisinya sebagai salah satu magnet investasi pertambangan global. Di tengah masifnya industrialisasi sektor sumber daya alam, Konsorsium Advokasi Tambang (KATAM) Maluku Utara mengingatkan pentingnya memandang pengelolaan pertambangan secara lebih proporsional, objektif, dan jernih.
Organisasi yang fokus mengawasi isu-isu pertambangan ini menegaskan bahwa publik perlu memberikan ruang apresiasi kepada perusahaan yang terbukti konsisten menjalankan kaidah Good Mining Practice, menjaga kelestarian lingkungan, serta berkontribusi nyata terhadap kesejahteraan masyarakat sekitar tambang.
Apresiasi sebagai Bentuk Keadilan Berpikir
Ketua KATAM Maluku Utara, Muhlis Ibrahim, menilai bahwa sikap kritis terhadap aktivitas pertambangan harus tetap diiringi dengan penghargaan yang adil bagi perusahaan yang patuh terhadap regulasi dan tanggung jawab sosial.
“Kita tidak boleh menutup mata terhadap kontribusi nyata bagi daerah. Selama perusahaan menjalankan aturan, menjaga ekosistem, dan menyejahterakan warga lokal, mereka layak mendapatkan dukungan moral,” ujar Muhlis, Jumat (30/1/2026).
Menurutnya, pendekatan yang seimbang sangat diperlukan agar iklim investasi tetap sehat tanpa mengorbankan kepentingan lingkungan dan masyarakat.









