Sejarah Perang Khaibar menjadi salah satu bab penting dalam perjalanan dakwah Islam yang sarat dengan makna dan pelajaran berharga. Peristiwa ini tidak hanya dicatat sebagai konflik bersenjata, tetapi juga sebagai momentum strategis yang menentukan posisi kaum muslimin di Jazirah Arab.
Lebih dari itu, Perang Khaibar mencerminkan kemampuan strategi Rasulullah SAW sekaligus menjadi bukti nyata bahwa keyakinan penuh terhadap janji Allah SWT akan membawa kemenangan.
Dalam catatan sejarah Islam, perang ini menunjukkan perpaduan antara kekuatan iman, kebijaksanaan dalam mengambil keputusan, serta keberanian pasukan muslimin dalam menghadapi tantangan besar.
Penyebab Terjadinya Perang Khaibar
Diceritakan dalam buku Kisah-kisah Manusia Suci karya Sayyid Mahdi Ayatullah, latar belakang terjadinya Perang Khaibar tidak lepas dari peran tokoh-tokoh Bani Nadhir yang bermukim di Khaibar dan aktif menghasut penduduk setempat untuk merusak citra Rasulullah SAW.
Rasa cemas akan berkembangnya umat Islam di Madinah mendorong suku-suku Yahudi Khaibar terlibat dalam berbagai konspirasi, termasuk memberikan dukungan kepada kaum Quraisy Mekkah dalam Perang Khandaq.
Bani Nadhir sendiri merupakan salah satu suku Yahudi yang diusir dari Madinah pada tahun ke-4 Hijriah akibat pelanggaran terhadap Piagam Madinah.










