AGK-YA vs Banteng. Seteru Kandang Siapa Tumbang?

oleh -82 views

@Porostimur.com | Ternate : Hubungan antara Dewan Pimpinan Daerah Partai Demokrasi Indonesia (DPD PDI Perjuangan) dengan pasangan Gubernur dan wakil Gubermur Maluku Utara, KH. Abdul Gani Kasuba dan M. Al-Yasin Ali, bagaikan pengantin yang tak sempat berbulan madu.

Pasangan gubermur dan wakil gubermur yang oleh banyak kalangan dinilai kawin paksa dengan PDI Perjuangan dan PKPI ini, konon sudah tidak harmonis sejak awal.

Sumber-sumber internal di kedua partai menyebutkan, sejak awal koalisi ini sudah dimulai dengan sejumlah masalah. Mulai dari dibajaknya tahapan seleksi kandidat di internal PDI Perjuangan hingga rekomendasi ganda PKPI yang hingga kini masih menyimpan tanda tanya.

“AGK merasa kubu PDI Perjuangan tidak terbuka soal pengelolaan dana kampanye. Beliau juga merasa dijebak ketika menandatangani 21 IUP milik PT. Harita jelang PSU, hingga pengusiran Aba Acim ketika kampanye Pilpres beberapa waktu lalu”, ungkap sumber tersebut.

Keretakan hubungan tersebut kian terlihat nyata beberapa waktu terakhir, seiring perseteruan terbuka di media masa yang melibatkan gubernur dan wakil gubermur di satu pihak versus PDI Perjuangan di lain pihak.

Baca Juga  Inpex Gandeng Unpatti Siapkan SDM Lokal Hadapi Proyek Strategis Nasional Blok Masela

Konflik terbuka ini berawal ketika Al Yasin Ali dengan tegas menolak usulan nama-nama pimpinan SKPD yang disodorkan oleh DPD PDI Perjuangan.