Putin dan Presiden AS Joe Biden akan berbicara melalui telepon pada Sabtu (12/2). Kantor berita Rusia TASS mengatakan Putin akan berbicara dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron pada hari yang sama.
Sebanyak empat pejabat AS mengatakan, Gedung Putih akan mengirim 3.000 tentara tambahan ke Polandia dalam beberapa hari mendatang. Keputusan ini untuk mencoba dan membantu meyakinkan sekutu NATO, meski sudah menyiapkan 8.500 pasukan yang sudah siaga untuk ditempatkan ke Eropa jika diperlukan.
Biden juga sempat memberi tahu NBC News bahwa kondisi di Ukraina bisa berubah dengan cepat. Dia mengadakan seruan tentang krisis bersama para pemimpin Inggris, Kanada, Prancis, Jerman, Polandia, dan Rumania, serta kepala NATO dan Uni Eropa.
Selain itu, para pemimpin Barat menyuarakan keprihatinan tentang pergerakan militer Rusia. Mereka menyatakan keinginan untuk solusi diplomatik dan setuju untuk melakukan upaya terkoordinasi untuk mencegah agresi Rusia. Salah satunya termasuk, menurut Gedung Putih, dengan siap untuk memaksakan konsekuensi besar dan biaya ekonomi yang parah di Moskow jika memilih eskalasi militer.
Perdana Menteri Inggris Boris Johnson bergabung dengan beberapa negara lain dalam mendesak warganya meninggalkan Ukraina. Dia mengatakan dalam telepon dengan Biden tentang kekhawatirannya pada keamanan Eropa.





