Media: “Membantu Israel?”
PS: “Kata siapa? Jelas membantu Palestina dong.”
Media: “Warga Gaza menolak dievakuasi.”
PS: “Niat saya murni untuk kemanusiaan.”
Media: “Dengan menolak relokasi, negara Arab dan Islam tak bersimpati pada Palestina?”
PS: “Bukan begitu.”
Media: “Lalu, apa dong.”
PS: “Mereka tidak takut pada Trump.”
Media: “Bapak takut?”
PS: “Mulyono saja saya takut apalagi Trump.”
Media: “Dus, proyek mendatangkan warga Gaza tetap akan dijalankan?”
PS: “Tidak. Saya akan mendekati Tiongkok biar Trump takut pada kita.”
***
Macan Asia
Dalam kampanye pilpres 2014, Capres PS menyatakan pada 2030 Konoha tidak ada lagi. Ia mengutip novel fiksi saintifik berjudul “Ghost Fleet” yang ditulis P.W. Singer & August Cole. Intinya, kalau Konoha dikelola oleh pemimpin yang jahil, maka negeri ini akan hilang ditelan kekuatan-kekuatan raksasa dunia. Dalam hal ini Tiongkok dan AS. Ketika menjadi presiden, media ingin tahu lebih jauh tentang masa depan Konoha.
Media: “Bapak pernah mengatakan Konoha akan lenyap pada 2030. Sebagai seorang jenderal, apakah Bapak masih mempercayai prediksi kedua penulis itu?”
PS: “Antara ya dan tidak.”
Media: “Kalau ya, apa gunanya diciptakan Danantara, hilirisasi, dan program makan bergizi gratis untuk menyongsong tahun emas 2045?”











