Anggaran, Lockdown dan Herd Stupidity

oleh -34 views

Porostimur.com | Jakarta: Linimassa di media sosial dibanjiri oleh komentar terkait dengan berita kasus Covid-19 yang meningkat hingga pemerintah daerah yang buka suara soal anggaran tidak cukup untuk melakukan lockdown wilayah.

Dari kabar-kabar tersebut, satu yang menarik perhatian netijen, yakni komentar dari Epidemiolog dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI) Pandu Riono mengatakan Indonesia baik masyarakat dan pemerintahnya sudah lama dalam kondisi herd stupidity atau kebodohan komunal dalam menyikapi Covid-19.

“Indonesia sudah lama dalam kondisi “Herd Stupidity“. Perilaku Manusianya yang dorong replikasi virus, memperbanyak diri dan berubah menjadi lebih mudah menular. Manusia yang mendapat amanah jadi pejabat dan manusia-manusia lain yang tidak berperilaku 5M dan enggan divaksinasi,” ujar Pandu dalam akun Twitter-nya.

Baca Juga  Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Minta Kasus Pembunuhan Nus Kei Diusut Tuntas

Dia menyayangkan pemerintah dan masyarakat yang abai, salah satunya larangan mudik atau berpergian yang kurang ketat. Akibatnya, angka kasus Covid-19 bertambah 14.536 orang pada Senin (22/06/2021). Kini, jumlah kasus Covid-19 mencapai 2 juta kasus.

Dalam 2 minggu terakhir, rata-rata pasien positif bertambah 10.000 orang per hari.

Sementara itu, laju vaksinasi Indonesia masih di bawah 1 juta per hari. Jauh dari harapan Presiden Jokowi.