Aurat: Pengertian, Batasan dan Cara Menjaganya

oleh -271 views

Ibnu Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan ayat ini berisi perintah Allah SWT kepada para wanita mukmin sebagai pembelaan Allah untuk suami-suami mereka yang dari kalangan hamba-hamba-Nya yang beriman, serta untuk membedakan para wanita yang beriman dari ciri wanita Jahiliyah dan perbuatan wanita-wanita musyrik.

Firman Allah: (dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya) yaitu janganlah mereka menampakkan sesuatu dari perhiasan mereka kepada laki-laki lain, kecuali apa yang tidak bisa disembunyikan. Ibnu Mas’ud berkata bahwa bahwa itu seperti kain selendang dan pakaiannya, yaitu sesuai dengan pakaian tradisi wanita Arab yang menutupi seluruh tubuhnya, sedangkan bagian bawah pakaian yang kelihatan tidaklah berdosa baginya jika menampakkannya, karena bagian ini tidak dapat disembunyikan. Hal yang sama berlaku juga pada pakaian wanita lainnya yang bagian bawah kainnya kelihatan karena tidak dapat ditutupi.

Baca Juga  Perkuat Persatuan Warga Maluku di Tanah Papua, Obor Pattimura Menyala di Yapen

Al-A’masy meriwayatkan dari Sa’id bin Jubair, dari Ibnu Abbas tentang firmanNya: (dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) tampak darinya) dia berkata yaitu wajahnya, kedua telapak tangannya, dan cincinnya.

Dalam buku Fikih Perempuan dan Anak dalam Dimensi Privat dan Publik karya Luciana Anggraeni, dijelaskan arti dari aurat. Secara istilah, aurat adalah apa yang haram ditampakkan dari badan, baik itu laki-laki maupun perempuan, atau apa yang wajib ditutup dari anggota badan.

No More Posts Available.

No more pages to load.