“Proyek ini tidak hanya selesai tepat waktu dan sesuai anggaran, tetapi juga menjadi benchmark sebagai proyek kelas dunia yang mengedepankan keselamatan, keberlanjutan, dan keunggulan teknis,” jelasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden dan CEO INPEX Corporation Takayuki Ueda mengatakan, Inisiasi FEED menjadi pencapaian penting yang menunjukkan kemajuan berkelanjutan dari Proyek Abadi Masela.
“Proyek ini akan memberikan nilai besar dalam memperkuat ketahanan energi nasional Indonesia,” ujar Takayuki Ueda, Presiden dan CEO INPEX Corporation.
Ueda mengatakan, Blok Masela dirancang menjadi proyek LNG pertama Indonesia yang menerapkan teknologi Carbon Capture and Storage (CCS) sejak awal pengembangannya. Pendekatan ini akan memainkan peran penting mendorong target dekarbonisasi.
Ueda mengatakan, Inpex berencana untuk memulai tahapan FEED pada pertengahan tahun 2025 dan menargetkan pengambilan FID sebelum masuk ke fase rekayasa, pengadaan, konstruksi, dan instalasi (EPCI). (Leonard Manuputty)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









