Porostimur.com, Manado – Bencana banjir bandang menerjang Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Sulawesi Utara, Senin (5/1/2026) sekitar pukul 02.30 WITA. Peristiwa tersebut menewaskan sedikitnya 14 orang dan menyebabkan puluhan warga lainnya mengalami luka-luka.
Banjir bandang dipicu hujan berintensitas tinggi yang mengguyur Pulau Siau selama kurang lebih lima jam. Tiga kecamatan dilaporkan terdampak langsung, yakni Kecamatan Siau Timur, Siau Timur Selatan, dan Siau Barat.
Ratusan Rumah Rusak dan Terseret Arus
Berdasarkan laporan sementara, kerugian materiel akibat bencana ini tergolong besar. Sebanyak 64 unit rumah dilaporkan mengalami kerusakan, baik kategori berat maupun ringan. Selain itu, 21 rumah lainnya terseret derasnya arus banjir bandang.
Hingga Senin malam, tim gabungan dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), BPBD Kabupaten Kepulauan Sitaro, serta tim SAR masih melakukan evakuasi dan pencarian korban di sejumlah titik terdampak.
Pengungsian dan Kendala Akses
Kepala Pelaksana BPBD Sitaro, Joicson Sagune, mengatakan sejumlah lokasi telah disiapkan sebagai tempat pengungsian sementara bagi warga terdampak banjir.
“Pengungsi berada di Museum Ulu dan Gereja Adven Bahu Ulu sebanyak 38 kepala keluarga, serta di Gereja Paseng Siau Barat sebanyak 36 kepala keluarga. Data lain masih menunggu karena terkendala akses jalan dan jaringan telepon yang terputus,” ujar Joicson.










