Maluku, kata dia, harus aman dan nyaman sehingga investasi bisa masuk. Kata kunci Investasi ada 2 yakni keamanan dan kenyamanan. Sebab, jaminan investor dapat berinvestasi adalah suatu daerah tersebut aman dan nyaman.
“Kalau kita ini mendapatkan stigma bahwa Maluku itu suka berkelahi, bertikai, menyelesaikan persoalan dengan kekerasan, maka tidak akan pernah ada orang yang mau berinvestasi dan membangun Maluku. Dan ini juga tugas teman-teman semua yang ada di sini,” katanya.
Orang nomor 1 Polda Maluku ini berharap bantuan dari para OKP untuk bersama-sama menjaga keamanan dan membangun daerah ini.
“Budaya kekerasan ini harus dihentikan. Teman-teman saya minta bantu, menghentikan kekerasan di Maluku. Ketahanan mental masyarakat harus dijaga,” katanya.
Maluku, lanjut Kapolda, kaya akan keindahan alam. Potensi ini bisa mendatangkan wisatawan untuk mendongkrak pendapatan daerah.
“Wisata alam itu kuncinya ada 2. Wilayah itu harus aman dan nyaman. Jangan orang baru datang kopornya udah hilang, diajak berkelahi. Apalagi sudah ada medsos, maka langsung viral “guys, baru turun saja kopor ilang guys” berarti selesai, orang tidak akan datang lagi,” harapnya.
Olehnya itu, Jenderal bintang 2 Polri ini mengajak para OKP dan berbagai pihak lainnya untuk bersinergi menyelesaikan permaslahan di Maluku.









