Blok Masela Dinilai Unik, KKT Perjuangkan Perubahan Permen

oleh -484 views
Link Banner

Porostimur.com | Ambon: Bupati Kabupaten Kepulauan Tanimbar (KKT), Petrus Fatlolon menyampaikan bahwa perjuangan participating interest (PI) 10% adalah untuk mengubah Peraturan Menteri (Permen), karena Blok Masela dianggap memiliki keunikan daripda industri migas di blok-blok yang lain.

“Jadi Permen 37 Tahun 2016 tentang PI itulah yang kita perjuangkan untuk dirubah, karena Masalah ini kan unik tidak seperti pada tempat lain, yang mana wilayah sumbernya itu ada dibawa 12 mil, sedangkan Blok Masela ini diatas 12 mil. Namun pengelolaannya di daratan Yamdena sehingga unik tidak seperti Industri migas di blok-blok yang lain, karena itu kita berjuang untuk permennya dirubah dan syukur Menteri ESDM sedang melakukan perubahan permen tersebut”, kata Fatlolon kepada wartawan usai mengikuti Musrenbang RKPD Provinsi Maluku di Ambon, Kamis (22/4/2021).

Baca Juga  Imbas Pandemi, Pramugari Ini Pilih Jualan Konten Dewasa untuk Cari Uang Tambahan

Dijelaskannya, ketika terjadi perubahan Permen maka terdapat pembagian jatah baik untuk provinsi maupun Kabupaten.

“Ketika ada perubahan Permen, maka terdapat pembagian, Provinsi Maluku dapat berapa, Kabupaten Kepulauan Tanimbar dapat berapa dan Kabupaten/Kota lain juga dapat berapa”, pungkasnya.

Link Banner

Fatlolon mengaku, bahwa Ia tidak mempersoalkan besaran presentasi PI, berapa pun persen yang diberikan pemerintah pusat untuk KKT, itu akan disyukurinya, karena menurutnya sebelum perubahan Permen, KKT tidak ada dalam pembagian tersebut.

“Jadi jika pembagian satu persen juga kita bersyukur, 2 persen bahkan sampai 5 persen, kita juga akan tetap bersyukur. Apapun keputusan pemerintah pusat dan pemerintah Provinsi Maluku kita tetap syukuri”, ujarnya.

Terkait dengan Musrenbang 2022, Ia mengatakan sangat optimis bahwa pemerintah Provinsi Maluku akan memprogramkan program yang tepat sasaran bagi KKT mengingat angka kemiskinan di KKT masih tinggi.

“Saya yakin pemerintah provinsi akan memberikan prioritas untuk KKT, tapi memang kita harus akui karena adanya kendala seperti kendala finansial atau anggaran, dimana pemprov termasuk KKT juga terbatas anggarannya dan saat ini juga semua Kabupaten/Kota diperintahkan untuk melakukan refocusing anggaran.

Baca Juga  Wagub Orno Jemput Menteri Zainudin di Bandara Pattimura

Ia menambahkan bahwa program prioritas KKT yang diajukan ke Pemprov antara lain infratrsuktur dan program-program pemberdayaan di bidang perikanan dan pertanian. (alena)