Pengawal kemudian terlihat berkerumun di sekitar Trump saat ia menunduk di bawah podium. Sementara petugas bersenjata mengambil posisi di depan panggung.
Meski terguncang atas insiden itu, Trump tidak langsung pergi dari tempat kejadian perkara dan mencari kendaraan lapis baja yang menunggu. Namun, Trump bersikeras mencari sepatunya sebelum menantang mengacungkan tinjunya ke arah kerumunan.
Dalam unggahannya di media sosial Truth Social sekitar dua setengah jam setelah penembakan, Trump mengatakan bahwa sebuah peluru “menembus bagian atas telinga kanannya.”
“Saya segera tahu ada yang salah karena mendengar suara desingan, tembakan, dan segera merasakan peluru merobek kulit. Banyak darah yang keluar, sehingga saya menyadari apa yang terjadi,” kata Trump dalam unggahan tersebut.
“Presiden Trump berterima kasih kepada penegak hukum dan responden pertama atas tindakan cepat mereka selama tindakan keji ini,” kata juru bicara Steven Cheung dalam sebuah pernyataan.
(red/beritasatu)
Simak berita dan artikel porostimur.com lainnya di Google News









