Terlebih, ketika Blok Masela dan berbagai proyek strategis lainnya berkembang, kebutuhan terhadap tenaga kerja dengan keahlian tertentu diperkirakan akan semakin besar.
Bagi Ari, pembangunan sejatinya tidak hanya diukur dari seberapa besar investasi yang masuk ke Maluku, tetapi juga sejauh mana masyarakat lokal mampu mengambil bagian dan menikmati manfaat ekonomi dari investasi tersebut.
“Kalau kualitas sumber daya manusianya belum cukup, maka kesejahteraan yang menjadi harapan masyarakat akan sulit tercapai,” tegasnya.
(red/lm)
Porostimur.com berkomitmen memberikan fakta jernih, terpercaya, dan berimbang. Simak berita dan artikel terbaru kami di: WhatsApp Channel porostimur.com









