Catatan fraksi tersebut mencakup efisiensi anggaran yang berdampak pada penundaan program, percepatan pembayaran tambahan penghasilan guru SMA/SMK, dukungan untuk OPD penghasil PAD, hingga konsistensi dokumen agar tidak menimbulkan tafsir berbeda.
Catatan Kritis Dewan
DPRD juga menyoroti percepatan realisasi bantuan aspirasi anggota dewan, penanganan infrastruktur jalan dan jembatan yang rusak, hingga evaluasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) pasca insiden keracunan di sejumlah kabupaten.
“Saya berharap pemerintah daerah di tengah situasi efisiensi ini tetap peduli pada prioritas mendesak. Sekda juga harus memberi atensi khusus pada penghematan dan pelaksanaan program yang tepat sasaran. Yang terpenting adalah bagaimana kita berinovasi di tengah kebijakan penghematan sesuai Inpres 01 Tahun 2025. Proses penyesuaian sudah dilakukan, sekarang tinggal implementasi dan eksekusi,” tandas Benhur.
Respons Gubernur Maluku
Gubernur Hendrik Lewerissa menyampaikan apresiasi atas kerja sama DPRD dalam pembahasan anggaran tersebut.
“Semua saran dan pendapat dari anggota dewan tentu akan menjadi perhatian kami untuk perbaikan di masa mendatang,” ujarnya.
Ia juga mengaitkan momentum ini dengan Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati 1 Oktober 2025 bertema “Bersama Pancasila Kita Wujudkan Indonesia Emas” serta menyampaikan ucapan selamat HUT ke-80 TNI yang jatuh pada 5 Oktober 2025. (Leonard Manuputty)











