Porostimur.com | Jakarta: Evan Lanell dan Sara Fajira baru saja berduet dalam single berjudul Close. Dalam lagu itu, terdapat unsur tradisional yang muncul melalui bebunyian seruling Sunda di awal lagu dan rap lirik berbahasa Jawa yang dilantunkan Sara Fajira.
Ini bukan kali pertama Sara Fajira terlibat dalam lagu yang menggabungkan unsur modern dan tradisi. Formula tersebut juga ia lakukan dalam Lathi.
Menurut Sara Fajira, dirinya menginginkan hal itu menjadi ciri khasnya. Meski demikian, hal itu tidak menjadi patokan untuknya dalam menerima proyek kolaborasi.
Perempuan kelahiran 3 Mei 1996 itu mengaku tetap terbuka dengan segala kemungkinan di masa yang akan datang.
“Bukan kebetulan aja sih, memang akan jadi ciri khas aku juga (unsur tradisional dalam lagu). Aku mau jadiin karakter aku juga untuk masukin tradisi Jawa, terutama. Karena aku lahir di Jawa Timur aku ingin mengangkat tradisi Jawa di musikku. Jadi maksudnya lantunan musik Jawa akan ada di setiap laguku,” tuturnya dalam wawancara dengan detikcom, baru-baru ini.
“Tapi, kalau kolaborasi itu tergantung kolaboratorku sih. Kalau kolaboratorku minta aku minta nyanyiin lagu tapi nggak ada unsur Jawanya, nggak apa-apa dan ya, akan jadi ciri khasku untuk masukin unsur Jawa di setiap lagu,” sambung dia.










