Empat Warga Lisabata Tertembak, Siapa di Balik Tembakan?

oleh -22 Dilihat
Bentrokan antara warga Negeri Lisabata dan Negeri Patahuwe, Kecamatan Taniwel, Kabupaten Seram Bagian Barat (SBB), Jumat (11/9/2026), tidak hanya meninggalkan kerusakan material dan ketegangan sosial di antara dua komunitas.

Setelah Bentrokan, Dugaan Perusakan Disebut Masih Terjadi

Ketegangan juga disebut belum sepenuhnya berakhir setelah aparat melakukan pemisahan dan pengamanan terhadap kedua kelompok warga. Abubakar mengaku masih memperoleh informasi mengenai dugaan perusakan lahan milik warga Lisabata pada Sabtu (12/9), sehari setelah bentrokan.

Menurut dia, sejumlah tanaman produktif, termasuk pohon cengkeh, disebut ditebang oleh oknum yang hingga kini belum diketahui identitasnya. Informasi tersebut, apabila benar, menunjukkan bahwa persoalan di lapangan belum sepenuhnya selesai meskipun aparat telah melakukan mediasi dan pengamanan.

“Kami menghargai langkah mediasi yang dilakukan Kapolda, Pangdam dan pemerintah daerah. Tetapi menurut kami, upaya itu belum sepenuhnya berdampak di lapangan karena pada Sabtu masih terjadi perusakan di lahan warga Lisabata. Sejumlah tanaman cengkeh dan tanaman lainnya ditebang,” ujar Abubakar.

Baca Juga  Bentrok Warga di Lisabata-Patahuwe, 4 Luka dan 27 Rumah Terbakar

Dugaan perusakan pascabentrokan ini tentu membutuhkan pembuktian tersendiri. Aparat perlu memastikan lokasi kejadian, waktu perusakan, kondisi tanaman, saksi yang mengetahui kejadian serta kemungkinan adanya dokumentasi atau bukti lain yang dapat mengidentifikasi pelaku. Jika terbukti terjadi, peristiwa tersebut juga penting ditempatkan dalam rangkaian penyelidikan agar tidak muncul tindakan lanjutan yang berpotensi memicu konflik baru.

No More Posts Available.

No more pages to load.