“Agar hasil pemilu dan pemilihan presiden dan wakil presiden mendapat legitimasi kuat berbasis penghormatan suara rakyat,” katanya.
Sejumlah kampus telah menyampaikan kritik terhadap pemerintahan Jokowi serta menuntut pemilu yang jujur dan adil.
Civitas academica UGM telah membuat Petisi Bulaksumur. UGM menilai Jokowi telah melakukan penyimpangan dalam proses penyelenggaraan negara.
Lewat petisi itu, UGM menyampaikan keprihatinan mendalam atas tindakan menyimpang dari prinsip-prinsip moral demokrasi, kerakyatan, dan keadilan sosial oleh sejumlah penyelenggara negara di berbagai lini dan tingkat.
Suara kritis juga disampaikan civitas academica Universitas Islam Indonesia (UII). Mereka mendesak Jokowi menjadi teladan dalam etika dan praktik kenegarawanan.
Jokowi diminta tidak memanfaatkan institusi kepresidenan untuk memenuhi kepentingan politik keluarga melalui keberpihakan pada salah satu pasangan calon presiden-wakil presiden di Pilpres 2024.
Hari ini, civitas academica Universitas Indonesia (UI) mengajak seluruh perguruan tinggi merapatkan barisan untuk mengawal pemilu agar berjalan jujur dan adil.
“Kami berdiri di sini mengajak civitas academica perguruan tinggi di seluruh tanah air untuk segera merapatkan barisan guna mengawal pelaksanaan pemilu yang adil, jujur dan bermartabat,” ucap Ketua Dewan Guru Besar UI, Harkristuti Harkrisnowo, Jumat (2/2/2024).











