Fraksi NasDem DPRD Halsel Bongkar Catatan APBD 2026

oleh -4 Dilihat
Fraksi NasDem menyoroti sejumlah persoalan mendasar, mulai dari target Pendapatan Asli Daerah (PAD), dominasi belanja operasional, tumpang tindih program antar-OPD, hingga lemahnya sistem perlindungan terhadap perempuan dan anak di wilayah kepulauan.

Target PAD Naik Rp31,5 Miliar, Tata Kelola Pendapatan Diminta Dibenahi

Salah satu sorotan utama Fraksi NasDem menyangkut peningkatan target PAD dalam perubahan APBD 2026.

Berdasarkan dokumen perubahan APBD yang disampaikan, pendapatan daerah ditargetkan naik sekitar Rp1 miliar, dari sebelumnya Rp1,712 triliun menjadi Rp1,713 triliun.

Sementara target PAD meningkat lebih signifikan, yakni sekitar Rp31,5 miliar, dari Rp269,156 miliar menjadi Rp300,656 miliar.

Kenaikan tersebut dinilai harus diikuti dengan langkah konkret pemerintah daerah. Fraksi NasDem mengingatkan agar target PAD tidak berhenti sebagai angka formalitas dalam dokumen anggaran.

Pemerintah daerah didorong melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola pendapatan, mulai dari intensifikasi pajak dan retribusi, ekstensifikasi sumber pendapatan, hingga optimalisasi pemanfaatan aset daerah.

Baca Juga  AS-Iran Kembali Memanas, Trump Siapkan Serangan Terbatas

“Pemerintah daerah harus lebih serius dalam menyikapi berbagai hal yang berkaitan dengan optimalisasi PAD, memaksimalkan kinerja, serta memberikan dukungan anggaran terhadap OPD yang menangani pendapatan asli daerah,” tegas Fransiska.

Fraksi NasDem juga menekankan prinsip money follows function and productivity, yakni pengalokasian anggaran harus berbanding lurus dengan fungsi serta produktivitas perangkat daerah.

No More Posts Available.

No more pages to load.