Di sisi lain, saya menemukan ada alat tenaga surya berupa antenen tak berfungsi dan sengaja diabaikan. Alat tersebut sebagai penanda, bila terjadi gempah. Sayangnya, alat tersebut entah rusak atau tertimpah angin hingga rusak.
Sementara Master Student of Geology Engineering (UGM) – Bachelor of Geography Education (UNY), Roni Marudut Situmorang dalam tulisannya di kumparan (2021), bahwa sejarah erupsi gunung Gamkonora sudah dimulai sejak tahun 1564 hingga 1565.
Ketika itu, terjadi erupsi di kawah puncak yang menimbulkan hujan abu dan aliran lava. Suara dentuman terdengar hingga jarak kurang lebih 200 km, sedangkan aliran lavanya mencapai laut. Akibat erupsi ini menyebabkan kerusakan pada hutan, tanah garapan dan terdapat korban manusia. Erupsi Gunung Gamkonora yang pertama ini memiliki Skala VEI 3.
Erupsi terbesar Gunung api Gamkonora terjadi pada tanggal 20-21 Mei 1673, ketika itu erupsi Gunung Gamkonora yang kedua ini, memiliki Skala VEI 5. Bagaimana sih kekuatan Skala VEI 5 Sobat Gunung? Pada saat itu tercatat terjadi erupsi yang banyak mengeluarkan abu, hingga Pulau Ternate, kota perdagangan rempah terbesar abad itu, yang berjarak 70 km ke arah barat daya menjadi gelap gulita.








