Usulannya adalah dengan pembangunan infrastruktur dan zona komersial, GDP Gaza dapat tumbuh pesat dan tingkat pendapatan rumah tangga rata-rata meningkat signifikan dalam dekade berikutnya.
5. Fokus pada Ekonomi Bebas dan Demiliterisasi
Salah satu elemen inti yang menonjol dari master plan Kushner adalah penekanan terhadap prinsip pasar bebas. Kushner menyatakan sekitar 85% ekonomi Gaza selama ini bergantung pada bantuan internasional, dan hal itu dianggap tidak bisa bertahan lama atau menciptakan kehidupan yang bermartabat bagi penduduk lokal.
Ia menekankan perlunya menggantikan bantuan dengan pekerjaan, upah, dan aktivitas ekonomi produktif melalui investasi sektor swasta dan peluang usaha baru.
Namun, proyek ini memiliki syarat penting: demiliterisasi Gaza, termasuk pembongkaran kekuatan militer Hamas. Menurut rencana tersebut, tantangan keamanan harus diatasi lebih dulu agar investor dan negara lain bersedia menanam modal besar.
Rencana tersebut juga menyebutkan kemungkinan amnesti dan reintegrasi anggota yang menyerah, serta pengawasan berat sebagai bagian dari proses stabilisasi.
Pendekatan ini mencerminkan perpaduan antara agenda ekonomi dan keamanan yang sering dijadikan landasan dalam berbagai strategi pembangunan pascakonflik — yakni bahwa tanpa stabilitas politik dan keamanan, peluang investasi besar tidak akan pernah terwujud.









