Halal Maunya Trump

oleh -509 views

Tidak ada yang dihapus. Tidak ada yang dibatalkan. Namun konteksnya berubah. Dan dalam kebijakan publik, perubahan konteks sering lebih penting daripada perubahan aturan.

Sejarah globalisasi menunjukkan bahwa tidak ada kebijakan domestik yang sepenuhnya kebal dari integrasi ekonomi. Pajak, standar lingkungan, keselamatan kerja, bahkan kebijakan pangan — semua kini berada dalam jaringan perjanjian internasional.

Kini halal pun ditarik bergabung dalam jaringan itu.

Pertanyaannya bukan apakah ini baik atau buruk. Pertanyaannya: bagaimana memastikan nilai kepercayaan masyarakat tetap terjaga ketika regulasi memasuki kerangka global?

Kepercayaan publik adalah fondasi pasar halal. Tanpa kepercayaan, label menjadi sekadar tinta. Seruan MUI untuk memboikot produk-produk yang tak berlabel halal, dari mana pun datangnya, menggerus kepercayaan itu.

Baca Juga  Singkirkan Prancis 2-0, La Roja Melaju ke Final Piala Dunia 2026

Puasa mengajarkan kita keikhlasan dalam konsumsi: memastikan yang masuk ke tubuh halal dan baik. Globalisasi mengajarkan bahwa rantai pasok makanan kini melintasi benua, standar, dan perjanjian internasional.

Di masa lalu, kita mengenal peternak dan penyembelih di desa. Kini, rantai pasok bisa melibatkan peternakan di negara lain, standar internasional, sertifikasi lintas yurisdiksi, dan audit digital.

No More Posts Available.

No more pages to load.