Harga Kopra Turun, Petani di Kepulauan Sula Mengeluh

oleh -339 views

Porostimur.com, Sanana – Harga kopra di Kabupeten Kepulaun Sula, Maluku Utara, anjlok, membuat para petani mengeluh.

Pasalnya hasil petani kopra hanya dibeli dengan harga Rp. 5000 per kilogram, ada pula yang dibeli dengan harga Rp. 4500, bahkan Rp. 3500/kg.

Persoalan tersebut membuat petani kopra di Sula berharap agar pihak pemerintah atau pihak-pihak terkait dapat menangani permasalahan ini, sebab harga kopra tidak sebanding dengan harga sembilan bahan pokok (Sembako).

Seperti yang disampaikan Par, salah satu warga Desa Kou, Kecamatan Mangoli Timur.

“Sekarang harga kopra 1 kg Rp. 3500 kalau 100 kg Rp. 350.000 itupun harga timbang di kampung, kalau harga timbang di kota juga sama saja,” ungkap Par Sapan Akrab kepada jurnalis porostimur.com di pelabuhan tambatan perahu desa Fagudu, Kecamatan Sanana,” Selasa (25/10/2022).

Baca Juga  DPRD Kepulauan Sula Mulai Bahas KUA-PPAS APBD 2027, Pendapatan Diproyeksi Rp600,64 Miliar

Lanjut Par, sebelumnya di tiga bulan kemarin harga kopra 100 kg masih dibeli dengan harga Rp. 940.000, itu berfariasi, harga kopra baru saja turun di bulan sekarang.

Selain itu, warga Mangoli juga keluhkan harga kopra yang anjlok. Di Mangoli harga kopra menurun sampai Rp. 3500 per kilogram ada yang Rp. 4500 lebih.

“Petani tetap bertahan, tidak bisa jual di tempat lain karena petani sudah mengambil barang, makanya harus tetap bertahan. Kalau harga mentok di Rp. 600 itu sudah lumayan apa lagi harga kopra menurun begini baru baru beras mahal,” ungkap salah satu warga Mangoli.

No More Posts Available.

No more pages to load.