Haru, Guru Ngaji Asal Ambon Usap Tanah ke Dahi saat Tiba di Makkah

oleh -247 views

Dia menyebut Pemprov Maluku mendaftarkan dirinya untuk berangkat haji saat biaya yang harusnya dibayarkan jemaah masih senilai Rp 41 juta. Aman bersyukur dirinya dapat memenuhi Biaya Perjalanan Ibadah Haji atau Bipih tahun ini.

“Saya tambah dengan kuota yang sekarang Rp 57,6 juta sekian dikurangi Rp 41 (juta) itu kalau dikurangi itu selisihnya yang saya tambah,” tuturnya.

Aman seharusnya berangkat pada 2024. Namun dia menunda setahun karena merasa jadwal pada 2024 sangat mendadak.

Kini, Aman telah tiba di Makkah. Dia bersyukur karena perjalanannya nyaman dan selalu diberi kemudahan.

“Semua ini kan kuasa Allah, cukup bagi saya itu saya bersyukur bahwa Allah telah memberi saya jalan,” ujar Aman.

Baca Juga  Tiket Kapal Cepat MBD–Ambon Tembus Rp600 Ribu, Warga Desak Pemerintah Turun Tangan

Aman merasa mendapat layanan yang baik selama di Saudi. Dia memuji petugas haji yang ramah dan membantu.

“Segala macam pelayanan, mau kesehatannya, mau ini, semua mantap itu. Saya (merasa) mantap, tidak ada kurang, tidak ada. Bagus, petugasnya juga ramah-ramah, alhamdulillah. Pokoknya saya tidak bisa bicara, saya cuma bilang mantap,” tuturnya.

Aman mengatakan bahagia bisa berdoa di lokasi yang mustajab. Dia berharap ibadah hajinya berjalan lancar hingga menjadi haji yang mabrur.

“Alhamdulillah sampai sekarang ini Allah memudahkan. Allah memudahkan semua sampai Ka’bah pun saya bisa, multazam saya bisa, hajar Aswad saya bisa. Insyaallah kemudahan-kemudahan mungkin karena selalu katong ingat kepada Allah,” ujarnya. (tim)

No More Posts Available.

No more pages to load.