Malam itu, Zahra tersadar atas semua perilaku buruknya dan persepsi mengenai dirinya sendiri selama ini. Ia akhirnya mengerti makna dari kata hitam itu sendiri dan tak lagi membenci dirinya. Tak lagi marah akan perbedaan yang dimilikinya. Biarlah orang lain memandangnya remeh. Mereka tak lebih dari sekedar penonton yang tidak mengetahui keistimewaan dalam dirinya. Cukup dia dan Tuhan yang tahu betapa berharganya ia. (*)
Hitam Putih




