HMI Komisariat Hukum Unpatti Gelar Diskusi Terkait Permendikbud No: 30 Tahun 2021

oleh -115 views
Link Banner

Porostimur.com – Ambon: Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Komisariat Hukum Unpatti menggelar Diskusi Trotoar (Distro), terkait Permendikbud, Nomor: 30 Tahun 2021 tentang Permen PPKS (Peraturan Menteri terkait Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi, Jum’at (12/11/2021).

Diskusi tersebut dihadiri oleh berbagai organisasi baik ekstra maupun intra kampus dalam lingkup Unpatti dengan tema “Ngaji Peraturan Menteri Pendidikan Kebudayaan (Permendikbud), Nomor: 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan Dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi” yang berlangsung di Tambak Unpatti.

Alwi Reinuryaan selaku pemantik diskusi mengatakan “bahwa perbuatan zina itu atas dasar suka sama suka kalau pun ada indikasi paksaan dan ancaman bagi korban barulah dikatakan kekerasan seksual itu diatur dalam KUHAP Pasal 289 yang menyatakan barang siapa yang dengan kekerasan atau ancaman kekerasan memaksa seorang untuk melakukan atau membiarkan dilakukan perbuatan cabul, diancam karena melakukan perbuatan yang menyerang kehormatan kesusilaan, dengan pidana penjara paling lama sembilan tahun”.

Baca Juga  Gandeng Musisi Dunia, Marcell Siahaan Rilis Lagu ‘Give Me Back My Broken Heart’

Ia juga menambahkan bahwa kita tidak harus membedakan mana pencegahan dan mana perzinahan agar bisa mengkaji lebih dalam terkait Permendikbud, Nomor: 30 Tahun 2021.

Dari hasil kajian tersebut HMI Komisariat Hukum Universitas Pattimura Ambon menyetujui Permendikbud Nomor 30 tahun 2021 dan mengajak berbagai elemen di Unpatti baik UKM, organisasi mahasiswa, paguyuban, dan komunitas lain untuk mendesak pimpinan universitas Pattimura Ambon agar segera membuat Peraturan Rektor sesuai dengan rujukan yang dijabarkan oleh Permendikbud No: 30 Tahun 2021 tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual di Perguruan Tinggi. (nur)

No More Posts Available.

No more pages to load.