Porostimur.com, Ambon – Peringatan Hari Ulang Tahun ke-73 Kabupaten Maluku Tenggara menjadi momentum refleksi sekaligus penegasan arah masa depan daerah. Dalam sidang paripurna DPRD yang berlangsung khidmat, Senin (22/12/2025), Bupati Muhammad Thaher Hanubun menyampaikan pidato bernada lugas dan visioner, dengan penekanan kuat pada kreativitas dan inovasi sebagai kunci pembangunan.
Di hadapan pimpinan dan anggota DPRD, Forkopimda, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Maluku Tenggara, Thaher membuka pidatonya dengan pengakuan jujur atas situasi nasional yang tengah dihadapi, khususnya kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat.
“Kita berkumpul di hari yang bersejarah ini dalam situasi yang tidak biasa. Kebijakan efisiensi nasional menuntut kita untuk berpikir dan bertindak dengan cara yang berbeda,” ujar Thaher.
Keterbatasan sebagai Pemantik Terobosan
Alih-alih melihat keterbatasan sebagai hambatan, Thaher justru menempatkannya sebagai pemicu lahirnya gagasan-gagasan baru. Ia mengutip konsep constraint-based creativity, di mana keterbatasan sumber daya memaksa lahirnya solusi yang lebih segar dan inovatif.
“Keterbatasan memaksa otak kita berpikir di luar kebiasaan, mencari alternatif, dan menemukan cara-cara baru yang sebelumnya tidak terpikirkan,” katanya.









