Camat: Pemimpin Jangan Antikritik
Kainama juga menyinggung pentingnya pembenahan di lingkungan pemerintahan, baik pada tingkat kecamatan maupun desa.
Ia mengingatkan para pemangku kepentingan agar tidak merasa sudah bekerja sempurna, tetapi terus membuka ruang evaluasi terhadap berbagai kekurangan dalam pelayanan kepada masyarakat.
“Sebagai pemimpin katong juga harus saling mengingatkan dan tetap berbenah, dan tidak anti kritik dan masukan. Untuk ke depan masyarakat bisa merasakan apa yang kita lakukan di masa pengabdian ini,” katanya.
Menurut Kainama, kritik dan masukan masyarakat bukan sesuatu yang harus dihindari. Sebaliknya, aspirasi warga merupakan bagian penting dalam mengevaluasi kebijakan sekaligus memperbaiki kualitas pelayanan publik.
Karena itu, pemerintah diharapkan membangun komunikasi yang terbuka dengan masyarakat sehingga setiap program dan kebijakan benar-benar menjawab kebutuhan warga.
Sikap terbuka tersebut, kata dia, juga penting untuk memastikan semangat pengabdian pemerintah tidak berhenti pada administrasi pemerintahan, tetapi dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat.
HUT RI Jadi Momentum Perkuat Kebersamaan
Kainama menilai peringatan HUT ke-81 RI di Desa Seruawan menjadi momentum mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam semangat kebangsaan.









