HUT Korpri ke-48, 507 ASN SBB Naik Pangkat

oleh -76 views
Link Banner

@Porostimur.com | Piru : Menjelang Hari Ulang Tahun (HUT) Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) ke-48, sebanyak 507 aparatur sipil nnegara (ASN) yang dibawahi Pemerintah Kabupaten (Pemkab)_ Seram Bagian Barat (SBB), mengalami kenaikan pangkat.

507 ASN SBB yang mengalami kenaikan pangkat ini terdiri dari 248 orang tenaga guru, 207 orang tenaga strategis dan 57 orang tenaga kesehatan.

Upacara peringatan HUT Korpri ke-48 yang mengusung tema ”Korpri berkarya, melayani dan menyatukan bangsa” inidipimpin langsung Bupati SBB, Drs. Moh. Yasin Payapo, di halaman Kantor Bupati SBB. Jumat (29/11).

Sementara ASN SBB yang diambil sumpahnya secara simbolis yakni Juliandro Rolis Rangan,S.Pd, dari Penata Muda III/a menjadi Penata Muda TK.I.III/b berasal dari SMPN 7 Seram Barat, Serny Nurlete,A.Md.Kep, dari Penata Muda III/a menjadi Penata Muda TK.I.III/b berasal dari Puskesmas Luhu dan Marselina Suriyanti,S.Kom, dari Penata Muda TK.I.III/b menjadi Penata III/c berasal dari BKPMD Kabupaten SBB.

Dalam sambutannya, Presiden RI Ir. Joko Widodo (Jokowi), skeligus Penaehalat Nasional Korpri, mengucapkan selamat ulang tahun kepada seluruh anggota Korpri di manapun berada, baik yang ada di tanah air maupun di seluruh pemakilan Republik Indonesia di luar negeri.

Baca Juga  Helen Gumanti Rilis Album This Christmas yang Liris dan Kontemplatif

”Saya ingin menyampaikan salam sekaligus apresiasi khusus pada anggota Korpri yang bertugas di pelosok pelosok negeri, di pulau-pulau terdepan, di kawasan perbatasan dan wilayah-wilayah terisolir. Mereka adalah abdi negara yang menjalankan tugas dengan penuh dedikasi. untuk memastakan negara’ hadir di seluruh penjuru tanah air. Terima kasih atas pengabdian yang saudara-saudara berikan kepada rakyat, bangsa dan negara,” ujarnya.Di sisi lain, akunya, persaingan antarnegara juga semakin sengit untuk berebut teknologi. berebut pasar dan memperebutkan talenta-talenta hebat yang dlgunakan untuk memajukan negaranya.

”Dalam menghadapi perubahan dan persaingan itu, kita tidak boIeh takut. Kita harus menghadapi persaingan itu dengan cara-cara baru, dengan terobosan-terobosan baru. Kecepatan kreativitas dan inovasi adalah kunci. Cara-cara lama yang monoton yang tidak komperatif tidak bisa diteruskan lagi. Kata harus bisa, lebih cepat dan lebih baik dibandinkankan dengan negara lain,” tegasnya.

Baca Juga  Tim SAR Cari Dua ABK KLM Sinar Galesong yang Hilang di Perairan Manipa

Karena itu, terangnya, kunci menuju suikses di era tersebut adalah mau bersatu.

Pasalnya, persatuan dan kesatuan adalah pengikat untuk menuju Indonesia maju.

”Karena itu, saya mengajak seluruh anggota KORPRI untuk mengambil jalan perubahan, melakukan reformasi secara berkelanjutan, tidak ada lagi poIa pikir lama. Tidak ada lagi kerja linear dan tidak ada lagi kerja rutinitas, blrokrasi harus berubah. Kita harus membangun nilai-nilai baru dalam bekerja, cepat beradaptasi dengan perubahan. Kita harus optimis menatap masa depan. Kita harus percaya diri menghadapi tantangan  global. Kita harus yakin menjadi salah salu negara terkuat di dunia, menjadi negara pemenang,” jelasnya..

Apalagi, akunya, tanpa persatuan kemajemukan negara klta tidak akan pemah menjadi energi kolektif untuk mencapai kemajuan.

Baca Juga  7 Kado Valentine yang Disukai Pria, Dijamin Bikin Dia Makin Cinta!

Bahkan, tanpa persatuan kita akan menjadi negara yang Iemah dan pecundang.

”Karena itu, saya mengajak pada seluruh anggota Korpri yang tersebar di seluruh Indonesia menjadi garda terdepan dalam merajut persatuan, menjaga tali persaudaraan sebagai satu saudara se-bangsa dan se-tanah air. Harus ingat bahwa negara kita adalah negara besar. Negara dengan 17 ribu pulau. dengan agama. suku. budaya dan bahasa daerah yang beragam. Kita adalah negara yang ber-bhinneka tunggal ika. Keberagaman ini adalah kekuatan kita. Kemajemukan adalah anugerah dari Tuhan Yang Maha Esa kepada bangsa Indonesia. yang harus kita jaga dan rawat bersama-sama,” pungkasnya. (doddy)