“Semangat dari #localICEMovement melalui EMPC ini adalah kami ingin mengedukasi para talenta muda Indonesia dalam menghasilkan karya musik yang berkualitas dunia sehingga dapat memperkuat ekosistem musik elektronik di Indonesia. Dengan harapan nantinya para musisi dan produser musik elektronik kita bisa menjadi tuan rumah di negeri sendiri dan mampu berkiprah di level internasional,” jelas Diopsaputra dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/6/2021).
Kolaborasi dengan label internasional Spinnin’ Records menjadi benang merah penyelenggaraan EMPC setelah dua edisi sebelumnya Iceperience.ID juga sukses menggandeng label kelas dunia 88rising dan Barong Family. Merunut ke belakang, EMPC perdana sukses memunculkan Doci sebagai pemenang yang kemudian berkolaborasi dengan Sean Miyashiro & Devinta Trista merilis “Say La Vie” di bawah bendera 88rising. Kemudian di EMPC 2020 giliran Tebedayeng menyabet juara utama dengan karyanya “Let You Go”, hasil kolaborasi dengan Rayray, DJ dan produser dari Taiwan di bawah naungan record label Barong Family.
Karya-karya mereka kini dapat dinikmati di berbagai platform musik global seperti Spotify, Apple Music, Joox, dan Youtube Music. Berkaca dari kesuksesan tersebut, pemenang EMPC kali ini diharapkan melampaui pencapaian dari pendahulunya. “Dengan kolaborasi bersama Spinnin’ Records yang merupakan record label nomor satu di industri musik elektronik dunia, tentu saja harapan terbesarnya agar musisi lokal terbaik kita bisa go international. Menjadi inspirasi bagi produser musik lokal lainnya agar berani menciptakan legacy mereka sendiri,” paparnya.





