Porostimur.com, Ambon – Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Menggugat dan Revolusi Beta Kudeta menggelar aksi demonstrasi di depan gedung Registrasi dan Pusat Statistik Universitas Pattimura, pada Rabu (8/12)2021).
Aksi protes mahasiswa ini, karena kebijakan Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI), tentang pemberlakuan biaya alumni sebesar Rp. 220.000 kepada para calon wisudawan dan wisudawati Universitas Pattimura Ambon.
Koordinator Lapangan (Korlap), Ikbal Tomia mengatakan “kehadiran Ikatan Alumni Universitas Pattimura (IKAPATTI) hanya ingin menggarap semua mahasiswa yang wisuda pada tahun 2021”.
“Kami meminta kepada pihak rektorat untuk mengevaluasi kembali kinerja IKAPATTI, karena kehadiran IKAPATTI tidak ada manfaat serta kontribusi kepada mahasiswa maupun universitas. Jadi kami tegaskan kepada pihak rektorat untuk membubarkan IKAPATTI,” ujar Tomia.
“Yang perlu dipertanyakan hari ini adalah dimana transparansi dan alokasi dana uang alumni tersebut,” ungkap Adit Maulana dalam orasinya.
Lanjut Maulana, “Jikalau uang alumni tersebut diarahkan ke pembagunan gedung alumni lantas pertanyaannya mengapa sampai sekarang gedung alumni belum juga selesai, dan jika gedung tersebut tidak selesai-selesai lalu siapakah yang akan bertanggung jawab atas gedung tersebut”.










