Inggit adalah sosok perempuan yang selalu ada di masa sulit Soekarno. Ia selalu mendukung Sang Proklamator, baik secara moral maupun materi. Pernikahan Soekarno dan Inggit tidak dikaruniai anak. Karena hal itulah, Soekarno meminta izin untuk menikah lagi dengan Fatmawati. Namun, Inggit lebih memilih bercerai daripada harus dimadu. Pernikahan mereka pun berakhir di tahun 1943 setelah 20 tahun bersama.
3. Fatmawati (1943-1956)

Instagram.com/sejarah_bangsa
Dalam pengasingan di Bengkulu, Soekarno jatuh cinta dengan Fatmawati. Gadis itu adalah putri dari tokoh Muhammadiyah di Bengkulu, Hasan Din. Usia Soekarno terpaut 22 tahun lebih tua dari Fatmawati. Setelah menceraikan Inggit, Soekarno yang saat itu berusia 42 tahun akhirnya menikahi Fatmawati yang baru berumur 20 tahun.
Fatmawati menjadi Ibu Negara pertama, yang juga berjasa menjahit bendera Sang Saka Merah Putih. Dari Fatmawati, Soekarno memiliki 5 orang anak, yakni Guntur, Megawati, Rachmawati, Sukmawati, dan Guruh. Saat masih beristrikan Fatmawati, Soekarno meminta izin untuk menikah lagi dengan perempuan bernama Hartini. Hal ini membuat pernikahan yang sudah berlangsung selama 13 tahun itu berakhir.
4. Hartini (1953-1970)

Instagram.com/sejarah_bangsa
Pada tahun 1952, Soekarno bertemu dengan Hartini saat meresmikan teater Ramayana di Candi Prambanan. Keduanya lantas menikah pada 1953. Saat dipinang oleh Soekarno, Hartini berusia 29 tahun dan berstatus janda dengan lima orang anak. Karena saat itu Fatmawati telah dikenal sebagai Ibu Negara, Hartini mendapat banyak kritikan dari media dan aktivis perempuan.









