Lebih dari 100 juta pengguna Android telah mengunduh dan menggunakan FaceApp selama dua setengah tahun sudah tersedia di toko aplikasi.
Bahkan hingga saat ini, aplikasi masuk dalam daftar terlaris #1 teratas dan #2 teratas di Apple App Store, yang berarti bahwa jumlah yang sama dari pengguna iOS telah mengunduh dan menggunakannya.
Filter aplikasi FaceApp memang terlihat seperti filter aplikasi biasa, algoritma AI mengubah wajah seorang dalam foto untuk menjadi lebih tua.
Semuanya tampak seperti aplikasi filter wajah yang tidak berbahaya, namun sebenarnya ada beberapa kekhawatiran yang serius dan perlu diperhatikan tentang privasi aplikasi yang bisa menjadi bumerang bagi pengguna.
Mengutip dari laman phonearena, disebutkan bahwa aplikasi FaceApp dikembangkan oleh perusahaan Rusia yang disebut Wireless Lab. Perusahaan menerapkan syarat & ketentuan penggunaannya sangat minim perlindungan privasi.
you grant FaceApp a perpetual, irrevocable, nonexclusive, royalty-free, worldwide, fully-paid, transferable sub-licensable license to use, reproduce, modify, adapt, publish, translate, create derivative works from, distribute, publicly perform and display your User Content and any name, username or likeness provided in connection with your User Content in all media formats and channels now known or later developed, without compensation to you”




