Lima Hari Gempa Halsel Berlalu, Pemprov Malut Baru Tetapkan Status Tanggap Darurat

oleh -50 views

@porostimur.com | Ternate: Pemerintah Provinsi(Pemprov) Maluku Utara (Malut)  akhirnya menetapkan status tanggap darurat bencana gempa bumi berkekuatan Magnitudo 7,2 di kabupaten Halmahera Selatan, setelah lima hari bencana berlalu.

Gubernur Maluku Utara sekaligus menunjuk Danrem 152/Babullah Kolonel (Inf) Endro Satoto sebagai komandan operasi (Insiden Komando).

Kepala Biro Protokoler, Kerjasama dan Komunikasi Publik Pemprov Maluku Utara, Mulyadi Tutupoho di Ternate, Kamis (18/7), mengatakan, keputusan status keadaan tanggap darurat untuk tingkat provinsi agar dapat membantu atau mendukung pemerintah kabupaten Halmahera Selatan, terutama dalam melakukan penanggulangan bencana di daerah tersebut.

“Jadi, status tanggap darurat ini bernomor 393/KPTS/MU/2019 mengenai penetapan status keadaan darurat bencana di Kabupaten Halmahera Selatan hanya untuk memback-up pemda kabupaten, bukan mengambil alih tugas-tugas pemda kabupaten,” ujar Mulyadi.

Keterlambatan pemerintah provinsi dalam mengeluarkan Status Tanggap Darurat ini mendapat kecaman dari sejumlah pihak.

Baca Juga  Hujan Gol di Matchday I Piala Dunia 2026, Jerman Menggila, AS Tancap Gas

Koordinator Penggalangan Bantuan Palang Merah Indonesia Maluku Utara, Hasby Yusuf kepada porostimur.com mengatakan, pemerintah daerah sepertinya tidak ambil pushing dengan bencana yang menimpa rakyatnya dan malah sibuk dengan urusannya sendiri.