“Untuk mewujudkan semua itu, haruslah disertai dengan proses yang transformatif dan akseleratif dalam mendayagunakan seluruh potensi dan kekuatan yang dimiliki demi terwujudnya masyarakat Maluku Utara yang sejahtera, adil, makmur, agamis dan bermartabat,” papar tokoh Alkhairaat Maluku Utara itu.
Visi Berdaya Saing, menurut Muhammad Kasuba, bermakna Maluku Utara sebagai provinsi yang memiliki keunggulan komparatif berupa potensi sumber daya alam, kawasan industri proyek strategis nasional dan kawasan ekonomi khusus, harus mampu memiliki keunggulan transformatif untuk menjadi provinsi yang berdaya saing global. Selain itu Maluku Utara juga harus memiliki sumber daya manusia (SDM) yang mampu mendorong inovasi dalam berbagai sektor, mampu menciptakan produk dan layanan berkualitas dan efisien yang memiliki daya saing tinggi sesuai karakteristik daerah kepulauan.
Terkait visi Maluku Utara Maju, kata Muhammad Kasuba, bermakna, provinsi Maluku Utara harus mampu bertransformasi untuk berdiri sejajar dengan daerah lain yang telah maju, memiliki infrastruktur yang menjadi penopang kemajuan ekonomi dan mampu mendorong keterpaduan dan integrasi antarwilayah dan antarkawasan; tata kelola pemerintahan yang profesional dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat; memiliki kemampuan untuk menghadapi berbagai tantangan dan krisis baik dari segi ekonomi, sosial, budaya, politik, maupun keamanan.









