Insya Allah atau Insha Allah, Mana Penulisan yang Benar?

oleh -33 views

Kapan Waktu Mengucapkan Insya Allah yang Tepat?

Menurut M. Quraish Shihab dikutip dari buku Shihab & Shihab Edisi Ramadhan, dijelaskan bahwa ucapan insya Allah pada dasarnya bukan berarti seseorang baru akan berusaha jika Allah SWT menghendaki.

Namun, insya Allah diucapkan setelah seseorang sudah memiliki niat dan tekad untuk melakukan sesuatu. Meski begitu, ia tetap menyadari bahwa hasil akhirnya bergantung pada kehendak Allah SWT.

Ia menjelaskan bahwa ucapan insya Allah tidak boleh dipahami sebagai alasan untuk menyerahkan suatu rencana kepada Allah SWT tanpa disertai usaha sama sekali.

Lebih lanjut, ia juga mengingatkan agar sering mengucapkan la hawla wa la quwwata illa billah yang berarti tidak ada kekuatan dan kemampuan untuk melakukan atau menghindari sesuatu kecuali dengan pertolongan Allah SWT.

Mengucapkan insya Allah sendiri termasuk salah satu perintah dari Allah SWT yang terdapat di dalam Al Quran surah Al Kahf ayat 23-24,

Baca Juga  Komarudin Watubun: Investasi Jangan Korbankan Hak Masyarakat Maluku

-Ayat 23

وَلَا تَقُوْلَنَّ لِشَا۟يْءٍ اِنِّيْ فَاعِلٌ ذٰلِكَ غَدًاۙ

Wa lā taqūlanna lisyai’in innī fā’ilun żālika gadā(n).

Artinya: “Jangan sekali-kali engkau mengatakan terhadap sesuatu, ‘Aku pasti melakukan hal itu besok,’”

-Ayat 24

اِلَّآ اَنْ يَّشَاۤءَ اللّٰهُ ۖوَاذْكُرْ رَّبَّكَ اِذَا نَسِيْتَ وَقُلْ عَسٰٓى اَنْ يَّهْدِيَنِ رَبِّيْ لِاَقْرَبَ مِنْ هٰذَا رَشَدًا

No More Posts Available.

No more pages to load.