Washington disebut melanjutkan kampanye “tekanan maksimum” sembari mengerahkan aset militer substansial ke kawasan, termasuk dua kapal induk, lebih dari selusin kapal perang, serta sejumlah besar pesawat tempur.
Putaran ketiga pembicaraan antara Washington dan Teheran dijadwalkan berlangsung di Jenewa pada Kamis mendatang.
Diplomasi di Tengah Ancaman
Teheran menegaskan tetap mengupayakan solusi diplomatik terkait perselisihan program nuklirnya. Namun, pemerintah Iran memperingatkan akan membela diri secara tegas jika menghadapi tindakan militer.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyatakan kedua pihak telah mencapai kesepahaman mengenai sejumlah isu yang berpotensi menjadi bagian dari kesepakatan di masa mendatang. Sementara itu, Wakil Presiden AS JD Vance mengakui adanya kemajuan dalam beberapa hal, meski menegaskan perbedaan utama masih tetap ada.
Ketegangan regional pun tetap tinggi. Media AS melaporkan adanya diskusi internal di Washington terkait risiko perang regional yang lebih luas.
The Washington Post menyebut Jenderal Dan Caine, Ketua Kepala Staf Gabungan, telah memperingatkan Trump tentang berbagai bahaya yang terkait dengan tindakan militer terhadap Iran, termasuk kemungkinan keterlibatan mahal dan berkepanjangan.










